Manajemen Mutu

TQM

TQM adalah sistem pengelolaan perusahaan yang melibatkan semua anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi agar tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

Mengapa menerapkan TQM?

  1. Suara pelanggan
  2. Tingkat persaingan semakin tinggi
  3. Biaya foor of quality semakin besar

Filosopi TQM

  1. Ide pencegahan kecacatan vs pendeteksian kecacatan
  2. Melakukan benar sejak awal

Tujuan TQM adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi mutu pekerjaan sehingga meningkatnya produktivitas dan mutu produk yang dihasilkan.

Prinsip Utama TQM

  1. Kepuasan pelanggan
  2. Keterlibatan semua karyawan
  3. Manajemen berdasarkan fakta
  4. Perbaikan terus menerus

Cara berpikir pimpinan dalam TQM

  1. Perbaikan mutu, menghemat waktu dan biaya
  2. Pekerjaan adalah sistem terpadu dari beberapa proses
  3. Pekerjaan betapapun besar dan banyaknya, tanpa kualitas tidak ada artinya
  4. Mutu menyatu dengan cara kerja dari awal
  5. Mutu dapat dicapai melalui pelatihan yang lebih baik bagi karyawan dana kepemimpinan yang berkualitas
  6. Mutu yang cukup ialah bila pekerjaan menghasilkan yang terbaik
  7. Mutu berarti perbaikan berkesinambungan
  8. Para pemasok adalah mitra kerja
  9. Pelanggan adalah bagian integral dalam organisasi

BIAYA KUALITAS

Biaya kualitas adalah biaya untuk melaksanakan proses operasi sisten produksi dengan benar sejak awal ditambah dengan biaya yang disebabkan karena pengendalian mutu yang tidak memadai.

Biaya pencegahan adalah biaya untuk spesifikasi desain, proses dan pemeliharaan sistem kualitas serta biaya untuk mengidentifikasi dan menghilangkan penyebab kerusakan agar tidak terulang kembali kesalahan yang sama dalam setiap produk.

Biaya inspeksi adalah biaya yang terjadi untuk :

  1. Menentukan apakah produk sesuai dengan kualitas yang ditentukan
  2. Pemeriksaan bahan baku tambahan dari pemasok
  3. Pemeriksaan produk dalam proses
  4. Kalibrasi
  5. Survey/Audit
  6. Verifikasi
  7. Pemeriksaan peralatan
  8. Pengadaan peralatan untuk pengujian kualitas

Biaya kegagalan Internal adalah biaya yang terjadi karena ketidaksesuaian produk yang dihasilkan dengan standar kualitas yang telah ditetapkan dan terdeteksi sebelum dikirim ke konsumen

Biaya kegagalan Internal adalah biaya yang terjadi karena ketidaksesuaian produk yang dihasilkan dengan standar kualitas yang telah ditetapkan dan terdeteksi setelah dikirim ke konsumen

STATISTIC PROCESS CONTROL

SPC adalah penerapan teknik statistik untuk pengendalian proses operasi produksi dengan tujuan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah direncanakan.

Manfaat SPC adalah:

  1. Menjaga dan meningkatkan mutu bahan
  2. Mengurangi biaya melalui perbaikan terus menerus
  3. Meningkatkan produktivitas (menekana kecacatan)
  4. Meningkatkan keterampilan karyawan dalam mengendalikan proses
  5. Meningkatkan daya saing dengan menekan terjadinya variasi (ketidakseragaman dalam proses industri sehingga menimbulkan perbedaan kualitas dalam menghasilkan produk

SPC Tools

  1. Flowchart
  2. Check Sheet
  3. Histogram
  4. Pareto
  5. Scatter Diagram
  6. Control Chart
  7. Cause and Effect Diagram
  8. Proses Capability Analisis

ISO

Organisasi Standar Internasional (ISO) adalah suatu asosiasi global yang terdiri dari badan-badan standardisasi nasional yang beranggotakan tidak kurang dari 140 negara. ISO merupakan suatu organisasi di luar pemerintahan (Non-Government Organization/NGO) yang berdiri sejak tahun 1947. Misi dari ISO adalah untuk mendukung pengembangan standardisasi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya dengan harapan untuk membantu perdagangan internasional, dan juga untuk membantu pengembangan kerjasama secara global di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ISO adalah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan internasional yang kemudian dipublikasikan sebagai standar internasional.

Keuntungan Penerapan ISO 9000

  1. Memperbaiki kepercayaan & kepuasan pelanggan
  2. Memperbaiki citra mutu & persaingan
  3. Menaikkan produktivitas & mutu produk / jasa, melalui : tim kerja dan komunikasi yang baik, kontrol yang lebih sistematis terhadap keseluruhan proses sehingga mereduksi pemborosan.
  4. Menyediakan pelatihan yang sistematis terhadap semua staf melalui prosesdur dan instruksi kerja yang didefiniskan dengan baik.
  5. Meningkatkan kepedulian mutu di dalam perusahaan.

8 prinsip manajemen mutu dalam ISO, yaitu :

  1. Fokus pada pelanggan
  2. Kepemimpinan
  3. Pelibatan Orang
  4. Pendekatan proses
  5. Pendekatan Sistem Pada Manajemen
  6. Perbaikan berkesinambungan
  7. Pendekatan fakta pada pengambilan keputusan
  8. Hubungan yang saling menguntungkan dengan pemasok.

Tahapan Menuju Sertifikasi ISO

  1. Adopsi : Organisasi harus berkomitmen untuk implementasi QMS ISO -9000
  2. Persiapan : Seleksi konsultan, menentukan lingkup, membentuk komite, mennjuk manajer, Kick off meeting, Audit pendahuluan dan menyusun program kerja
  3. Pengembangan : Sosialisasi kepada seluruh karyawan, menbuat quality policy, quality planning, quality manual, quality procedure, work instruction, pengadaan sumber daya dan membentuk tim audit internal.
  4. Implementasi : Distribusi dokumen pada semua Dept, implentasi, catatan data kegiatan, pemeriksaan oleh tim audit, umpan balik, manajemen review, tindakan koreksi dan verifikasi.
  5. Assesment : Seleksi badan sertifikasi, pra-audit, tindakan koreksi, konfirmasi jadwal assesment, pengecheckan akhir, assesment & pengakuan.

SIX SIGMA

Six Sigma Quality adalah tingkat mutu dimana hanya 3.4 defect dihasilkan dari 1.000.000 peluang terjadinya defect  (3.4 defect per million opportunities/DPMO)

DEFECT = Nonconformity = kesalahan =  kegagalan = cacat

  1. Produk/Service  disebut memiliki DEFECT jika terdapat sekurang-kurangnya satu spesifikasi yang tak dipenuhi .
  2. Defect bisa bersifat minor maupun major

Manfaat Six Sigma

Bagi Perusahaan :

# Mempertahankan kelangsungan usaha

  1. Meningkatkan Market share
  2. Customer Retention
  3. Meningkatkan Profit dan Investor Relations
  4. Meningkatkan hubungan dengan Supplier

# Adanya kejelasan performance yang harus dicapai oleh setiap anggota organisasi

# Mempercepat kegiatan improvement:

  1. Process Improvement: Defect reduction, Cycle time reduction,  metodologi desain proses
  2. Meningkatkan Produktifitas
  3. Product/service Improvement
  4. Cost Reduction

# Mendorong budaya belajar di dalam organisasi
Meningkatkan skill karyawan dalam memperbaiki proses

# Mendorong dilakukannya perubahan yang bersifat strategis
Culture Change

Bagi Pelanggan:

Meningkatkan “value to customer”

  1. Produk / service yang bermutu tinggi
  2. Biaya yang murah  harga murah

Mengapa Six Sigma

6 Tema Six Sigma

  1. Fokus yang sungguh-sungguh kepada pelangan.
  2. Manajemen yang digerakkan oleh data dan fakta
  3. Fokus pada proses, manajemen dan perbaikan
  4. Manajemen proaktif
  5. Kolaborasi tanpa batas
  6. Dorongan untuk sempurna, Toleransi terhadap kegagalan

Many Facet Of Six Sigma

  1. DEFINE          : identifikasi permasalahan yang akan dipecahkan
  2. MEASURE      : mengidentifikasi parameter apa yang harus diukur serta mereview pencapaiannya
  3. ANALYSE      : mengidentifikasi keterkaitan antara faktor-faktor atas permasalahan yang dihadapi
  4. IMPROVE       : mengidentifikasi rencana perbaikan / reprocess untuk menghasilkan produk/service yang bebas cacat
  5. CONTROL     : monitoring / pencegahan untuk memastikan masalah yang sama tidak berulang

Six Sigma tidak cocok untuk perusahaan Anda, jika

  1. Kinerja perusahaan cukup tinggi dan perusahaan sudah memiliki program improvement yang efektif
  2. Perubahan yang tengah dilakukan perusahaan dirasa membebani perusahaan maupun karyawan
  3. Tidak ada potensi perbaikan
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: